Perdebatan mengenai arah masa depan bagi Veikkaus, perusahaan milik publik di Finlandia, semakin intens ketika sejumlah pelaku bisnis menunjukkan minat untuk membeli bagian dari perusahaan ini. Rencana peralihan ke sistem pasar berlisensi yang akan efektif pada 1 Juli 2027 menggerakkan dialog seputar kemungkinan penjualan sebagian atau keseluruhan bisnis. Selama bertahun-tahun, Veikkaus telah menjadi penyumbang penting bagi perekonomian negara melalui labanya. Namun, dengan keputusan untuk menghilangkan hak eksklusif atas permainan kasino online dan taruhan olahraga, partai politik serta pengamat sektor mulai mempertimbangkan ulang kepemilikan serta peran masa depan perusahaan.
Sebagai tanggapan terhadap perubahan ini, Veikkaus telah memisahkan operasinya menjadi dua unit bisnis terpisah guna mempersiapkan liberalisasi yang akan datang, dengan satu divisi berfokus pada pengaturan ulang strategi online untuk bersaing dengan penyedia swasta yang akan memasuki pasar berlisensi.
Beragam Perspektif Politik Mengenai Arah Perusahaan
Survei terbaru yang dilakukan oleh penyiar nasional Yle di Finlandia menunjukkan berbagai pandangan politik terkait penjualan Veikkaus. Partai oposisi seperti Partai Sosial Demokrat (SDP) dan Partai Tengah berpendapat untuk menjual Veikkaus. Mikkel Näkkäläjärvi dari SDP menyatakan bahwa "tidak ada kepentingan strategis bagi negara untuk memiliki perusahaan game dalam situasi ini," menekankan bahwa keputusan penjualan bergantung pada seberapa baik hasil penjualan dapat digunakan untuk keuntungan ekonomi atau kepentingan publik. Demikian pula, Mika Lintilä dari Partai Tengah mengatakan bahwa Veikkaus "tidak lagi menjadi aset strategis bagi negara seperti sebelumnya." Sementara itu, Liike Nyt, partai populis dengan satu kursi parlementer, mendukung privatisasi penuh dan pemetaan saham Veikkaus di bursa. Sebaliknya, Vänsterförbundet (Aliansi Kiri) menentang penjualan, dengan anggota parlemen Timo Furuholm menekankan keberlanjutan Veikkaus sebagai sumber pendapatan terbukti.
Estimasi Penilaian Veikkaus Hingga €4,5 Miliar
Dalam sebuah wawancara dengan Yle pada 22 Mei, konsultan industri Jari Vähänen, mantan eksekutif senior di Veikkaus, menyatakan adanya ketertarikan komersial terhadap potensi penjualan dari operator luar negeri. "Berbagai perusahaan game telah menghubungi untuk menanyakan apakah Veikkaus mungkin dijual," ujarnya kepada Yle. Vähänen memperkirakan nilai keseluruhan perusahaan bisa mencapai hingga €4,5 miliar, setara dengan $5,24 miliar, berdasarkan penggandaan sepuluh kali dari surplus tahunan permainan Veikkaus sebesar €450 juta (US$523 juta).
Estimasi menunjukkan bahwa sektor digital, termasuk kasino online dan taruhan olahraga, mungkin bernilai sekitar €1 miliar hingga €1,5 miliar. Di sisi lain, bisnis monopoli seperti Lotto dan mesin permainan dapat memiliki nilai mendekati €3 miliar. Vähänen memperingatkan bahwa keuntungan finansial Veikkaus telah merosot hampir separuh dalam lima tahun terakhir dan ketidakpastian yang terus berlanjut mengenai bisnis tersebut bisa mengurangi lebih lanjut nilai setelah lisensi dikeluarkan.
Dia juga pernah menekankan potensi penggunaan basis data pelanggan Veikkaus yang mencakup hingga 2,5 juta pelanggan. "Jika mereka gagal membawa serta pelanggan tersebut, nilai bisnis berlisensi Veikkaus akan jauh lebih berkurang. Namun, jika mereka memulai operasi dengan 2,5 juta pelanggan, mereka akan menjadi pemimpin pasar," katanya dalam wawancara sebelumnya dengan penyiar pekan lalu.